Selasa, 02 Desember 2014

Mari Belajar Menganalisis Puisi !!

PEREMPUAN-PEREMPUAN PERKASA              
(buah karya :Hartoyo Andangdjaja) 


Perempuan-perempuan yang membawa bakul di pagi buta, 
dari manakah merekake stasiun kereta mereka datang 
dari bukit-bukit desa sebelum peluit kereta 
pagi terjaga sebelum hari bermula dalam pesta kerja      
Perempuan-perempuan yang membawa bakul dalam kereta,   
kemanakah mereka di atas roda-roda baja mereka berkendara 
mereka berlomba dengan surya menuju gerbang kota
merebut hidup di pasar-pasar kota 
Perempuan-perempuan perkasa yang membawa bakul di pagi buta, 
siapakah mereka mereka ialah ibu-ibu berhati baja,
perempuan-perempuan perkasa         
akar-akar yang melata dari tanah perbukitan         
turun ke kota         
mereka : cinta kasih yang bergerak menghidupi        
desa demi desa 


 •> Parafrasekan puisi diatas! 
Perempuan-perempuan perkasa itu datang dari perbukitan desa. Tiap subuh mereka sudah datang ke kota kecil menunggu kereta paling pagi untuk menjual dagangannya ke pasar kota. Perjuangan mereka sangat berat. Mereka sangat rajin dan ulet dalam bekerja. Mereka adalah perempuan jelata yang menjadi penopang kehidupan masyarakat desa. 

 •> Isi puisi diatas? 
Perjuangan ibu-ibu yang rela bekerja mulai pagi buta menuju pasar kota dengan naik kereta dengan gigihnya untuk menghidupi keluarga mereka yang hidup di desa. 

 •> Majas yang terkandung dalam puisi diatas? 
1) Personifikasi     
(a) Sebelum peluit kereta api terjaga     
(b) Mereka berlomba dengan surya     
(c) Akar-akar yang melata 

2)  Metafora     
(a) roda-roda baja     
(b) akar-akar yang melata 

3) Hiperbola     
(a) Perempuan-perempuan yang membawa bakul di pagi buta     
(b) Mereka ialah ibu-ibu berhati baja     
(c) Merebut hidup di pasar-pasar kota     
(d) Mereka berlomba dengan surya menuju ke gerbang kota

•>Imaji atau pencitraan dari puisi diatas! 
1)  Imaji Visual Perempuan-Perempuan Perkasa karya   Hartoyo Andangdjaja      
a) Perempuan-perempuan yang membawa bakul di pagi buta      
b) Ke stasiun kereta mereka datang dari bukit-bukit desa      
c) Di atas roda-roda baja mereka berkendara      
d) Perempuan-perempuan yang membawa bakul dalam kereta 

2)  Imaji Auditif Perempuan-Perempuan Perkasa karya Hartoyo Andangdjaja: sebelum peluit kereta api terjaga 

3)   Imaji taktil Perempuan-Perempuan Perkasa karya Hartoyo Andangdjaja      
a) sebelum hari bermula dalam pesta kerja      
b) Mereka berlomba dengan surya menuju ke gerbang kota     
c) merebut hidup di pasar-pasar kota      
d) Mereka ialah ibu-ibu berhati baja,       
e) Mereka : cinta kasih yang bergerak menghidupi desa demi desa      
f) perempuan-perempuan perkasa 

 •> Indra yang paling dominan dikembangkan penyair? 
indra penglihatan
 
•>Perasaan yang berkembang dalam puisi diatas? 
sedih dan kagum 

 •> Nilai yang terkandung dalam puisi tersebut! 
kisah perjuangan -ibu-ibu yang bekerja mulai dini hari -terus bekerja walau penat dan letih menghampiri -tetap gigih dan teguh pendirian menjalani hidup walau  menempuh jalan yang sulit berani berlomba dengan waktu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar