Rabu, 26 November 2014



KU DATANG MELAMARMU
Oleh : Andika Ayu Ponnita

Tokoh utama
1.        MINAH                 : baik hati, sopan, keras kepala, dan setia.
                                Berpostur tubuh tinggi, cantik, hidung mancung, berkulit putih, dan berambut panjang hitam.

Tokoh sampingan
1.        JOKO                   : baik hati, pemaaf, penyayang, dan sabar.
                               Berprofesi sebagai kuli di pasar.
                               Tinggi, berkulit sawo matang, berambut klimis, mata sipit, dan berjambang.

2.        BEJO                   : jahat, serakah, sombong, dan pembohong.
                               Berprofesi sebagai pengusaha sukses yang sudah mempunyai istri dan anak.
                               Pendek, berkulit sawo matang, berambut kriting dan bermata lebar.

3.        SI MBOK            : bodoh, sombong, penyayang, dan mudah marah.
                               Berprofesi sebagai ibu rumah tangga yang berumur 50 tahun, dan  hidup   menjanda (suaminya meninggal).
                               Berkulit hitam, pendek, berabut ikal dan beruban.

4.        ANDINI               : sombong, judes dan pemberani.
                               Berprofesi sebagai ibu rumah tangga, berstatus istri dari Bejo.
                               Berkulit putih, berpenampilan sexy, berbadan tinggi dan mata sipit.
                          

BABAK I

ADEGAN I   
            PANGGUNG TAMPAK SEPERTI RUANG TAMU. ADA SEBUAH KURSI DAN MEJA, DIATAS MEJA TERDAPAT VASE BUNGA YANG BERWARNA MERAH MUDA.
LAMPU MENYOROT LEBIH TERANG KEPADA SI MBOK YANG SEDANG DUDUK SAMBIL MENYULAM KAIN, KEMUDIAN SI MBOK MEMANGGIL MINAH YANG SEDANG MEMBUAT TEH DI DAPUR. DENGANWAJAH SUMRINGAH MINAH KELUAR DARI DAPUR DAN MEMBERIKAN TEH KEPADA SI MBOK. KEMUDIAN TERDENGAR SUARA JANGKRIK YANG SEDANG BERSAHUT-SAHUTAN.
           
1. MINAH      : (MINAH BERJALAN DARI DAPUR DAN NAMPAK MENGHAMPIRI SI MBOK YANG SEDANG DUDUK DI KURSI, LALU MEMBERIKAN SECANGKIR TEH) Ini tehnya di minum mbok, malam-malam seperti ini akan terasa hangat jika menyedu secangkir teh.
2. SI MBOK   : Iya Minah, Si mbok mau bertanya sama kamu.
                          Bagaimana hubungan kamu dengan pacarmu Joko yang jadi preman pasar itu?
3. MINAH      : Hubungan kami baik-baik saja mbok. Mas Joko bukan preman mbok, tapi
kuli   pasar. Dia orangnya baik, nggak pernah aneh-aneh kayak laki-laki yang lain mbok.
Tumben Si mbok bertanya seperti itu, apa Si mbok sudah menyetujui hubungan kami ?
4. SI MBOK   : Si mbok tidak akan setuju jika kamu menikah dengan Joko, sampai kapan   pun Si mbok tidak akan rela. Si mbok lebih setuju kalau kamu menikah dengan Bejo.
5. MINAH      : Apa mbok, Bejo ?
Minah tidak mau menikah sama Bejo mbok. Mas Bejo itu sudah punya anak dan istri, lagian Minah hanya mencintai Mas Joko. Minah tidak suka dengan Bejo mbok.
6. SI MBOK   : Minah, kata siapa Bejo sudah punya istri? Itu hanya gosip dari orang-orang yang tidak suka dengan Bejo. Gosip itu tidak benar, Bejo belum menikah. Si mbok lebih setuju jika kamu menikah sama Bejo, dia itu sudah punya masa depan yang jelas. Jelas keluarganya, jelas pekerjaannya juga. Tidak seperti pacarmu Joko yang preman pasar itu, sudah jelek, kere pula. Memang kamu mau di kasih makan apa nanti kalau jadi istrinya Minah ?
7. MINAH      : Terserah Si mbok mau ngomong apa tentang Mas Joko, yang jelas Minah sayang dan cinta sama dia. Minah tidak mau di paksa menikah dengan Mas Bejo mbok, Minah tidak mau.
8. SI MBOK   : Kamu di kasih tahu orang tua tidak pernah percaya ya Minah, pokoknya Si mbok akan tetap menjodohkan kamu dengan si Bejo.
9. MINAH      : Mbok Mas Bejo itu sudah punya anak dan istri, kenapa Si mbok nggak percaya sama Minah?
10. SI MBOK : Si mbok yang lebih tua, dan Si mbok juga yang lebih tahu tentang si Bejo.
11. MINAH    : Pokoknya kalau Minah di jodohkan sama Mas Bejo Minah akan bunuh diri.
                        (MINAH KESAL, LALU BERLARI MENUJU KE KAMARNYA)


ADEGAN II

12. SI MBOK : Eh Minah kamu mau kemana, Si mbok belum selasai bicara.
Dasar anak sekarang susah di atur, sudah di butakan sama cinta. Memang cinta bisa membuat kamu kenyang?
Kamu harus mau Minah karena ini perintah dari Si mbokmu. Minggu depan Bejo dan keluarganya mau kesini untuk melamar kamu. Jadi, kamu harus mau.
13. MINAH    : (BERTERIAK KERAS DI DALAM KAMAR)
Pokoknya sampai kapanpun Minah tidak mau menikah dengan Bejo mbok. Minah nggak mau mbok.



ADEGAN III

            PAGI-PAGI SEKALI MINAH PERGI KE PASAR UNTUK MENEMUI KEKASIHNYA, DAN KEBETULAN JOKO SEDANG MENGANGKUTI BARANG-BARANG KE TOKO. DAN SUASANA DI PASAR PUN SUDAH MULAI RAMAI.

14. JOKO        : Minah, ada apa pagi-pagi sekali kamu kesini?
15. MINAH    : Minah ingin bertemu sama kamu Mas, ada yang ingin Minah sampaikan.
                         Apakah ada waktu sebentar Mas.
16. JOKO        : Ada apa Minah kelihatannya penting sekali?
                         Ayo duduk sini.
(MEREKA DUDUK DI KURSI PANJANG DEPAN EMPERAN TOKO PASAR)
17. MINAH    : Minah mau bertanya sama Mas Joko.
                         Apa Mas Joko benar-benar sayang sama Minah?
18. JOKO        : Jika aku tak sayang sama kamu, buat apa aku bekerja keras seperti ini Minah. Aku bekera seperti ini demi kamu, agar aku bisa datang ke rumah dan melamar kamu.
                         Memang kenapa Minah bertanya seperti itu?
                         Apa kamu ragu dengan saya?
19. MINAH    : Minah percaya sama Mas Joko. Tapi, masalahnya Si mbok.
Minggu depan Minah mau di lamar sama Mas Bejo, Minah nggak mau. Mas Bejo sudah punya anak istri, dan Minah juga tidak cinta sama dia. Minah binggung Mas, kalau Mas Joko beneran sayang sama Minah pokoknya Mas Joko harus segera melamar Minah.
20. JOKO        : (WAJAHNYA NAMPAK BINGGUNG) Tapi Minah?   
21. MINAH    : Sudahlah Mas, apa Mas Joko rela lihat Minah menikah sama Mas Bejo lelaki    hidung belang itu?
22. JOKO        : Tentu saya orang pertama yang tidak rela jika kamu menikah dengan dia, tapi bagaimana dengan keadaanku saat ini?
Pekerjaan saja kuli di pasar, dan aku juga belum punya modal untuk menikah. Pasti Si mbok melarang dan tak menyetujui hubungan kita.
23. MINAH    : Yang mau menikah itu Minah bukan Si mbok. Minah percaya bisa hidup bahagia dengan kamu Mas. Minah tak peduli Si mbok setuju atau tidak, yang jelas Minah hanya sayang dan mau menikah dengan Mas Joko.
24. JOKO        : Baiklah Minah kalau itu sudah menjadi keinginanmu. Sebaiknya kamu segera pulang, Si mbok pasti menunggumu di rumah, lagian aku juga harus bekerja. Aku janji akan segera melamar kamu, percayalah Minah.
25. MINAH    : Beneran ya Mas, jangan bohong!
26. JOKO        : Iya Minah, sudah kau pulang sana tak enak di pasar di lihatin banyak orang.
27. MINAH    : Kalau begitu Minah pamit pulang dulu mas.
                         Assalamu’alaikum (MINAH PERGI MENINGGALKAN JOKO DAN  BERGEGAS PULANG)
28. JOKO         : Wa’alaikumsalam. (JOKO KEMBALI MELANJUTKAN  PEKERJAANNYA)



BABAK II

ADEGAN I
            MINGGU SELANJUTNYA BEJO DATANG KE RUMAH MINAH DENGAN MAKSUD MELAMAR MINAH. DENGAN WAJAH SENANG DAN PERCAYA DIRI BEJO MENGETUK PINTU RUMAH MINAH. DAN NAMPAK SI MBOK YANG SEDANG MEMBUKA PINTU.

 29. BEJO       : Assalamu’alaikaum ibu calon mertua.
30. SI MBOK : Wa’alaikumsalam
                        Oh nak Bejo, mari-mari silahkan masuk.
31. BEJO        : Iya mbok, Minah dimana?
32. SI MBOK : Sabar, Minah sedang di kamar sebentar lagi juga keluar.
(SI MBOK MEMANGGIL MINAH) Minah...keluar sini, ada nak Bejo ini. Ayo buruan keluar!
33. MINAH    : (TERDIAM DI KAMAR, KEMUDIAN BERJALAN DENGAN WAJAH MEMERAH MENUJU KE RUANG TAMU UNTUK MENGHAMPIRI SI MBOK)
34. BEJO        : Mana sih Minah mbok kok lama sekali? (DENGAN WAJAH GELISAH DAN TAK SABAR MENUNGGU MINAH)
35. SI MBOK : Iya nak Bejo, sabar.
                        Nah itu Minahnya datang, ayo duduk sini Minah.
36. BEJO       : Hallo Minah, apa kabar?
Tambah cantik saja kau ini. Abang sudah tidak sabar ini, pengen cepat-cepat menikah dengan kamu.
37. SI MBOK             : Iya Minah, seperti yang sudah Si mbok bicarakan dengen kamu kemarin bahwa nak Bejo hari ini akan melamar kamu.
38. BEJO                    : Kalau Minah jadi mistri abang, Minah mau minta apa saja akan abang kasih untuk kamu.
Minah mau minta apa? Gelang, kalung, rumah, atau mobil pasti akan abang kasih untuk kamu Minah.
39. MINAH                : (DIAM SAJA)
40. BEJO         : Kenapa kamu diam saja Minah, kalau kamu diam artinya kamu mau.


ADEGAN II
            DENGAN WAJAH POLOS DAN KURANG PERCAYA DIRI JOKO DATANG KE RUMAH MINAH DENGAN MAKSUD YANG SAMA SEPERTI BEJO, YAITU UNTUK MELAMAR MINAH. JOKO MEMBERANIKAN DIRI UNTUK BERTAMU KE RUMAH MINAH, LALU DI MENCOBA MENGETUK PINTU RUMAH MINAH.

41. JOKO       : Assalamu’alaikum
42.. SI MBOK, dan MINAH : Wa’alaikumsalam
43. MINAH   : Mas Joko, mari masuk. Silahkan duduk , Mas Joko kesini pasti ingin melamar Minah kan? (MINAH NAMPAK SENANG SEKALI DAN WAJAHNYA NAMPAK BERBUNGA-BUNGA)
44. JOKO      : (TERSENYUM KECIL) Begini Si mbok, Minah maksud kedatangan saya kesini adalah untuk melamar Minah.
45. SI MBOK  : Apa kamu ingin melamar Minah, sembarangan saka kamu. Tidak, saya tidak setuju karena Minah sudah saya jodohkan dengan nak Bejo. Lagian kamu mau kasih makan apa anak saya nanti?
Pekerjaan saja jadi preman pasar kok mau jadi menatu saya. Sadar diri kamu, jangan mimpi di siang bolong.
46. MINAH   : Tetapi Minah cinta sama Mas Joko mbok, Minah tidak mau menikah dengan Mas Bejo.
47. BEJO          : Bagaimana ini mbok? (WAJAHNYA KELIHATAN BINGGUNG DAN   TAKUT)
48. MINAH    : (MEMBENTAK BEJO) Sudah kamu diam saja, saya tidak mau menikah dengan kamu.


ADEGAN III
            KEMUDIAN ADA SEORANG PEREMPUAN YANG DATANG KE RUMAH MINAH YANG MENGAKU SEBAGAI ISTRINYA BEJO. LALU PEREMPUAN ITU MENGETUK PINTU RUMAH MINAH.

49. ANDINI               : Permisi.
50. SI MBOK             : Iya, siapa ya?
51. ANDINI               : Perkenalkan nama saya Andini, istrinya Mas Bejo. Apa Mas Bejo disini, sudah 3 bulan dia tidak pulang ke rumah.
(BERJALAN MENDEKAT DAN MENGHAMPIRI SI BEJO) Mas Bejo, ayo pulang anakmu di rumah menanyakan kamu terus, dia sedang sakit Mas.
52. SI MBOK             : Apa benar yang di katakan perempuan ini Bejo? Jawab, jangan diam saja.
53. BEJO                    : Tidak mbok, ini tidak benar. Saya belum menikah apalagi sampai punya anak. Perempuan ini hanya ngaku-ngaku saja mbok.
54. ANDINI               : Kalau kalian tidak percaya saya punya buktinya, ini surat nikah kami.    Silahkan anda baca sendiri. (SAMBIL MENYERAHKAN SURAT NIKAH KEPADA MINAH).
55. SI MBOK             : (SI MBOK TERLIHAT MARAH DAN KECEWA DENGAN BEJO)   Kurang ajar kamu Bejo, kamu ingin menipu saya? Kalau begitu, jangan harap kamu bisa menikah dengan anak saya. Pergi sana, dasar pembohong, Si mbok benci kamu.
56. BEJO                    : Ta. . .tapi mbok, bagaimana dengan lamaran saya ini?
57. SI MBOK             : Lamarannya batal. Sudah pergi sana, kamu penipu. Cepat pergi, dan jangan pernah lihatkan mukamu di hadapan saya lagi.
58. BEJO                    : Tapi Bejo cinta sama Minah mbok, Bejo Cinta.


ADEGAN IV
            OMONGAN BEJO PUN TAK DI GUBRIS OLEH SI MBOK, DAN SI MBOK MENGHAMPIRI JOKO YANG DUDUK DI SAMPING MINAH SAMBIL BERKATA PADANYA :

59. SI MBOK             : Baiklah Si mbok menyetujui hubungan kalian berdua, Si mbok merestui kalian.
60. JOKO                    : (TERLIHAT SENANG, DAN SAMBIL MENCIUM TANGAN SI MBOK)
                                    Si mbok beneran kan, ini tidak bohong mbok?
61. MINAH                            : (TERLIHAT LEGA DAN BAHAGIA)  Alhamdulillah.
62. SI MBOK             : Iya, Si mbok setuju dengan hubungan kalian. Dan Si mbok merestui kalian, lamaran kamu di terima.
63. JOKO           : Alhamdulillah ya allah, terima kasih mbok. (JOKO MEMEGANG KEDUA TANGAN MINAH)
64. MINAH               : (MINAH TERLIHAT BAHAGIA SEKALI DAN MENATAP MATA JOKO)



 AKHIR CERITA JOKO DAN MINAH MENIKAH, LALU HIDUP SEDERHANA DAN MENJADI KELUARGA YANG BAHAGIA. DAN SI BEJO PUN TELAH KEMBALI KEPADA ISTRI DAN ANAKNYA, SETELAH MENGHILANG SELAMA TIGA BULAN LAMANYA.




SELESAI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar