Teman Baik Saya
Ketika pertama kali masuk dan menginjakkan kaki di kampus impian saya, yaitu di kampus Unnes (Universitas Negeri Semarang) yang terkenal dengan sebutan kampus konservasi, saya mempunyai teman baik yang akrab dengan saya sejak bertemu lalu berkenal di kampus waktu kegiatan PPA (Program Pengenalan Akademik), dan kebetulan teman saya ini juga satu jurusan dengan saya. Yaitu jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, dan herannya lagi kita juga berada dalam satu rombel pula. Dan sampai sekarang saya dan dia masih berteman baik.
Aku memiliki teman baik di kampus namanya adalah Tessa Anestiana, biasa di panggil Tessa. Dia kelahiran di Kabupaten Kebumen, 22 Februari 1995, tinggi badannya 165 cm, berat badannya 50 kg, wajahnya bulat, kulitnya sawo matang, matanya hitam bulat tetapi sipit, alisnya tebal, bibirnya tebal berwarna agak kemerahan dan rambutnya panjang lurus sepinggang berwarna hitam kecoklatan. Tapi sayang, hidungnya kurang mancung alias pesek. Tangannya lumayan besar, jari-jarinya saja juga terlihat besar dan pendek. Dia tidak suka dengan kuku panjang, maka dari itu dia tidak pernah memiliki kuku yang panjang. Satu hal yang saya ingat Tessa memiliki tanda seperti orang India di bagian kening tengah tepatnya atas hidung, bukan tai lalat tetapi seperti bulatan bekas luka. Waktu saya tanya, dia menjawab kalau itu luka waktu dia SMP kebentur meja. Tessa adalah anak yang sabar, tetapi kalau dia sedang marah sudah tidak bisa di bayangkan lagi. Jangankan diajak bicara, ditanya saja dia pasti menjawab dengan nada yang membentak. Disamping itu Tessa adalah tipe anak yang periang, jika ada teman di rombel kami yang sedang sedih atau bahasa gaulnya sekarang galau pasti dia mencoba menghibur, entah itu dia pura-pura bertanya atau meminjam sesuatu dengan tujuan memancing temannya untuk berbicara. Dia juga kuliah di Unnes Fakultas Bahasa dan Seni, jurusan BSI (Bahasa dan Sastra Indonesia), program studi PBSI (Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) tepatnya satu rombel dengan saya. Teman saya Tessa ini mempunyai bakat, antara lain : bercerita dan menyanyi. Di samping itu Tessa juga pintar menggambar, biasanya dia menggambar di dalam kampus ketika dia mengantuk. Salah satu hasil gambaran Tessa yang saya sukai adalah gambaran bunga mawarnya dan grafiti bentuk-bentuk tulisan. Tessa pernah menggambar grafiti tentang nama-nama teman satu rombel kami di bukunya. Hasilnyapun lumayan bagus, kemudian gambaran itu saya foto dan saya unggah di facebook. Saya gunakan pula sebagai gambar tampilan di Blackberry Messenger saya tanpa sepengetahuan dia. Itulah sedikit gambaran dari teman baik saya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar